Rabu, 07 Januari 2015

TUGAS BELAJAR DAN PEMBELAJARAN



Belajar merupakan proses manusia dalam memperoleh pengetahuan atau menguasai pengetahuan melalui pengalaman, mengingat, mendapatkan informasi atau menemukan (Hilgrad & Bower dalam Baharuddin dan Wahyuni, 2007:13).


A. Teori Belajar Kognitif

Teori belajar kognitif merupakan suatu teori belajar yang lebih mementingkan proses belajar daripada hasil belajar itu tersendiri. Menurut teori ini,ilmu pengetahuan dibangun dalam diri seorang individu melalui proses interaksi yang berkesinambungan dengan lingkungan.[1] Proses ini tidak berjalan terpatah-patah, terpisah-pisah, tetapi melalui bersambung-sambung, menyeluruh, Ibarat seseorang yang memainkan musik, orang ini tidak “ memahami” not-not balok yang terpampang di partitur sebagai informasi yang saling lepas berdiri sendiri, tetapi sebagai ssatu kesatuan yang secara utuh masuk ke pikiran dan perasaannya. Seperti juga juga ketika anda membaca tulisan ini, bukan alphabet-alfabet yang terpisah-pisah yang dapat diserap dan dikunyah dalam pikiran, tetapi adalah kata, kalimat, paragraf, yang kesemuanya itu seolah jadi satu, mengalir, menyerbu secara total bersamaan. Dalam praktik, teori ini antara lain terwujud dalam “ tahap-tahap perkembangan” yang diusulkan oleh Jean Piaget, “ belajar bermakna”nya Ausubel, dan “belajar penemuan secara bebas” (free discovery learning) oleh Jerome Bruner.